<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Oase Pembelajar</title>
	<atom:link href="http://oasemenawan.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://oasemenawan.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Wed, 19 Mar 2008 08:40:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='oasemenawan.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Oase Pembelajar</title>
		<link>http://oasemenawan.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://oasemenawan.wordpress.com/osd.xml" title="Oase Pembelajar" />
	<atom:link rel='hub' href='http://oasemenawan.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Menerapkan Kedisiplinan ?</title>
		<link>http://oasemenawan.wordpress.com/2008/03/19/menerapkan-kedisiplinan/</link>
		<comments>http://oasemenawan.wordpress.com/2008/03/19/menerapkan-kedisiplinan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Mar 2008 08:28:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>guspurnawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pembelajaran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://oasemenawan.wordpress.com/?p=4</guid>
		<description><![CDATA[Tanaman, ketika Alloh menciptakannya dibekali dia dengan potensi tumbuh, bertahan hidup dan berkembangbiak. Hanya kemudian, kita sebagai pemilik tanaman itu berkewajiban merawat ,memelihara, menjaga dan mengolah tanah tempat tumbuhnya sehingga tanaman dapat tumbuh dengan maksimal. Begitu juga dengan manusia.  Anak-anak kita adalah anugerah/titipan dari Alloh SWT yang sudah dari ”sononya” (sunnatulloh) pasti tumbuh dan berkembang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=oasemenawan.wordpress.com&amp;blog=3052786&amp;post=4&amp;subd=oasemenawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family:'Palatino Linotype';">Tanaman, ketika Alloh menciptakannya dibekali dia dengan potensi tumbuh, bertahan hidup dan berkembangbiak. Hanya kemudian, kita sebagai pemilik tanaman itu berkewajiban merawat ,memelihara, menjaga dan mengolah tanah tempat tumbuhnya sehingga tanaman dapat tumbuh dengan maksimal. Begitu juga dengan manusia.<span>  </span>Anak-anak kita adalah anugerah/titipan dari Alloh SWT yang sudah dari ”sononya” (sunnatulloh) pasti tumbuh dan berkembang bail secara <i>kognitif/aqliyah</i>, <i>afektif/ruhiyah</i> maupun <i>psikomotor/jasadiyah</i>. </span><span style="font-family:'Palatino Linotype';"><span>            </span><span> </span></span><span style="font-family:'Palatino Linotype';">Bagi kami sekolah merupakan wahana belajar, bermain, mencari, berkreasi, aktualisasi diri dan mengkonstruksi pemahaman. Hal-hal tersebut dapat maksimal dilakukan Ananda (murid) jika lingkungan (sekolah &amp; keluarga) <i>disetting </i>sedemikian rupa sehingga mendukung itu semua. Bagaimana jadinya, jika lingkungan yang dihadapi ananda setiap hari adalah suatu lingkungan penuh aturan dan larangan-larangan yang secara terus menerus tersimpan di <i>subconscious</i> /alam bawah sadar mereka. Masya..Alloh dunia seakan sempit, tidak bebas dan penuh dengan batasan. Berbeda 180 derajad dengan alamnya anak-anak yang seharusnya tanpa beban, ekspresif, bebas dan menyenangkan. </span><span style="font-family:'Palatino Linotype';"><span>            </span>Pendidikan disiplin merupakan </span><span style="font-family:'Palatino Linotype';">suatu proses bimbingan yang bertujuan menanamkan pola perilaku tertentu, kebiasaan-kebiasaan dan mewujudkan anak-anak menampilkan ciri-ciri dan karakter tertentu. Setiap orangtua pasti berusaha untuk mengajarkan disiplin kepada anak-anaknya, dengan menanamkan perilaku yang dianggap baik dan menghindari perilaku yang dianggap tidak baik. Hal ini memang akan lebih mudah dilakukan jika anak sebagai seorang individu mematuhi kemauan orang tuanya. Namun demikian, tujuan utama dari disiplin bukanlah  hanya sekedar menuruti perintah atau aturan saja. Patuh terhadap perintah dan aturan merupakan bentuk disiplin jangka pendek. Sedangkan tujuan pendidikan disiplin adalah agar setiap individu memiliki disiplin jangka panjang, yaitu disiplin yang tidak hanya didasarkan pada kepatuhan terhadap aturan atau perintah, tetapi lebih kepada pengembangan kemampuan untuk mendisiplinkan diri sendiri/mengatur dirinya sendiri. </span><span style="font-family:'Palatino Linotype';"><span>            </span>Penerapan kedisiplinan sedapat mungkin dilakukan tidak dengan cara otoriter, tetapi juga tidak terlalu membebaskan (permisif). Cara yang tepat dalam pendidikan disiplin adalah fleksibel, tetapi bila perlu tegas. Disiplin yang keras seperti memberi hukuman fisik, dapat menimbulkan anak menjadi seorang penakut,<span>  </span>tidak ramah dengan orang lain,<span>  </span>dan membenci orang yang memberi hukuman, kehilangan spontanitas serta inisiatif bahkan ada pula yang pada akhirnya melampiaskan kemarahannya pada orang lain. Dibutuhkan sebuah proses komunikasi yang intens dan membangun dalam menerapkan kedisiplinan. Aturan kita pahamkan kepada Ananda<span>  </span>sebagai sebuah hal yang harus dilakukan, yang memang secara sadar mereka tahu manfaat dan kerugian dari penerapan aturan itu. Sehingga manfaat mentaati peraturan/berperilaku disiplin di bangun dari sebuah kesadaran anak-anak kita, bukan dari perspektif/sudut pandang orang tua saja. Mereka secara sadar mentaati peraturan dan akan dengan sendirinya menampilkan ciri/karakter yang baik. </span><span style="font-family:'Palatino Linotype';"><span>            </span>Keteladanan dan berkelanjutan merupakan media yang ampuh untuk memupuk kedisiplinan. Anak lebih memperhatikan perbuatan yang kita lakukan daripada sekedar himbauan/suruhan. Nilai-nilai kedisiplinan, tidak <span> </span>hanya </span><span style="font-family:'Palatino Linotype';">ditekankan pada waktu anak membuat perilaku yang tidak diinginkan atau pada waktu anak gagal mencapai harapan tertentu. Perilaku-perilaku yang diinginkanpun perlu mendapatkan pengakuan, persetujuan atau penghargaan. Disiplin lebih pada pendidikan di ranah pembentukan karakter. Perlu proses, kesabaran dan doa yang terus menerus. </span><span><span><font face="Times New Roman">            </font></span></span><span style="font-family:'Palatino Linotype';">Dan orang-orang berkata : Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami dan <b>keturuna kami (anak)</b> sebagai penyenang hati dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa (Al Furqon : 74). <i>Waallohu a’lam bishowab</i>. </span><span style="font-size:10pt;color:#746a43;line-height:150%;font-family:'Palatino Linotype';"></span><span style="font-family:'Palatino Linotype';"> </span><span style="font-family:'Palatino Linotype';"> </span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/oasemenawan.wordpress.com/4/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/oasemenawan.wordpress.com/4/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/oasemenawan.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/oasemenawan.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/oasemenawan.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/oasemenawan.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/oasemenawan.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/oasemenawan.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/oasemenawan.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/oasemenawan.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/oasemenawan.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/oasemenawan.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/oasemenawan.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/oasemenawan.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/oasemenawan.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/oasemenawan.wordpress.com/4/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=oasemenawan.wordpress.com&amp;blog=3052786&amp;post=4&amp;subd=oasemenawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://oasemenawan.wordpress.com/2008/03/19/menerapkan-kedisiplinan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/88735c53551bb439deb5b395017a16a5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">guspurnawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>HANYA 3 HARI SAJA</title>
		<link>http://oasemenawan.wordpress.com/2008/03/18/hanya-3-hari-saja/</link>
		<comments>http://oasemenawan.wordpress.com/2008/03/18/hanya-3-hari-saja/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Mar 2008 09:17:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>guspurnawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://oasemenawan.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Yang pertama: Hari kemarin.Kita tak bisa mengubah apa pun yang telah terjadi.Kita tak bisa menarik perkataan yang telah terucapkan.Kita tak mungkin lagi menghapus kesalahan dan mengulangi kegembiraanyang anda rasakan kemarin.Biarkan hari kemarin lewat; lepaskan saja&#8230;  Yang kedua: Hari esok.Hingga mentari esok hari terbit, Kita tak tahu apa yang akan terjadi.Kita tak bisa melakukan apa-apa esok [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=oasemenawan.wordpress.com&amp;blog=3052786&amp;post=3&amp;subd=oasemenawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h1 align="center"><span style="font-family:Arial;"></span><span style="font-family:Arial;"></span></h1>
<p><strong><span style="font-size:14pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Yang pertama: Hari kemarin.</span></strong><span style="font-size:14pt;line-height:150%;font-family:Arial;"></span><span style="font-size:14pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Kita tak bisa mengubah apa pun yang telah terjadi.</span><span style="font-size:14pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Kita tak bisa menarik perkataan yang telah terucapkan.</span><span style="font-size:14pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Kita tak mungkin lagi menghapus kesalahan dan mengulangi kegembiraan</span><span style="font-size:14pt;line-height:150%;font-family:Arial;">yang anda rasakan kemarin.</span><span style="font-size:14pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Biarkan hari kemarin lewat; <strong><span style="color:red;font-family:Arial;">lepaskan saja&#8230;</span></strong></span><span style="font-family:Arial;"> </span></p>
<p><span style="font-family:Arial;"></span><strong><span style="font-size:14pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Yang kedua: Hari esok.</span></strong><span style="font-size:14pt;line-height:150%;font-family:Arial;"></span><span style="font-size:14pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Hingga mentari esok hari terbit, Kita tak tahu apa yang akan terjadi.</span><span style="font-size:14pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Kita tak bisa melakukan apa-apa esok hari.</span><span style="font-size:14pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Kita tak mungkin sedih atau ceria di esok hari.</span><span style="font-size:14pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Esok hari belum tiba; <strong><span style="color:red;font-family:Arial;">biarkan saja&#8230;</span></strong></span><span style="font-family:Arial;"> </span></p>
<p><span style="font-family:Arial;"></span><strong><span style="font-size:14pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Yang ketiga: Hari ini. </span></strong><span style="font-size:14pt;line-height:150%;font-family:Arial;"></span><span style="font-size:14pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Pintu masa lalu telah tertutup,</span><span style="font-size:14pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Pintu masa depan pun belum tiba.</span><span style="font-size:14pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Pusatkan saja diri kita untuk hari ini.</span><span style="font-size:14pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Kita dapat mengerjakan lebih banyak hal hari ini bila kita mampu memaafkan hari kemarin dan melepaskan ketakutan akan esok hari. </span><span style="font-size:14pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Hiduplah hari ini. </span><span style="font-size:14pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Karena, masa lalu dan masa depan hanyalah permainan pikiran yang rumit. </span><span style="font-size:14pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Hiduplah apa adanya. Karena yang ada hanyalah hari ini, hari ini yang abadi.</span><span style="font-family:Arial;"> </span></p>
<p><strong><span>Perlakukan setiap orang dengan kebaikan hati dan rasa hormat</span><span style="color:blue;font-family:Arial;">,</span><span style="color:blue;font-family:Arial;">meski mereka berlaku buruk pada kita.</span><span style="color:blue;font-family:Arial;"> </span><span>Cintailah seseorang sepenuh hati hari ini,karena mungkin besok cerita sudah berganti atau berakhir</span><span style="color:blue;font-family:Arial;">.</span><span style="color:blue;font-family:Arial;"> </span><span style="color:blue;font-family:Arial;">Ingatlah bahwa kita <span style="font-family:Arial;">menunjukkan penghargaan pada orang lain bukan karena siapa mereka</span>, tetapi karena siapakah diri kita sendiri</span><span style="color:blue;font-family:Arial;">Jangan biarkan masa lalu mengekang atau masa depan membuat bingung,</span><span style="color:blue;font-family:Arial;">lakukan yang terbaik <span style="font-family:Arial;">HARI INI</span> dan lakukan sekarang juga</span><span style="color:blue;font-family:Arial;"> </span></strong></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/oasemenawan.wordpress.com/3/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/oasemenawan.wordpress.com/3/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/oasemenawan.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/oasemenawan.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/oasemenawan.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/oasemenawan.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/oasemenawan.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/oasemenawan.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/oasemenawan.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/oasemenawan.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/oasemenawan.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/oasemenawan.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/oasemenawan.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/oasemenawan.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/oasemenawan.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/oasemenawan.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=oasemenawan.wordpress.com&amp;blog=3052786&amp;post=3&amp;subd=oasemenawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://oasemenawan.wordpress.com/2008/03/18/hanya-3-hari-saja/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/88735c53551bb439deb5b395017a16a5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">guspurnawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
